Karbohidratmemiliki berbagai fungsi dalam tubuh makhluk hidup, terutama sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan), dan materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur).
Beberapakegunaan bahan makanan: 1. Biokatalis 2. Kontrol genetika 3. Sumber energi 4. Memperbaiki sel sel yang rusak 5. Mengatur metabolisme lemak. Pasangan kegunaan bahan makanan yang mengandung karbohidrat adalah
Adapunsumber energi utama adalah fungsi dari karbohidrat, cadangan energi fungsi dari lemak, sedangkan penyeimbang suhu tubuh fungsi dari hipotalamus yang berkoordinasi dengan keringat dan kulit. Jadi, pasangan yang merupakan kegunaan dari protein adalah 3 dan 4 (D). Pembahasan soal lain tentang Karbohidrat dan Protein bisa disimak di:
Beberapakegunaan bahan makanan: 1. biokatalis. 2. kontrol genetika. 3. sumber energi. 4. memperbaiki sel sel yang rusak. 5. mengatur metabolise lemak. pasangan kegunaan bahan makanan yang mengandung karbohidrat adalah . A. 1 dan 2. B. 1 dan 3. C. 2 dan 3. D. 3 dan 4 Latihan Soal Online adalah website yang berisi tentang latihan soal
Vay Nhanh Fast Money. Definisi Karbohidrat adalah zat gizi yang berfungsi sebagai sumber energi untuk tubuh. Sumber energi ini merupakan makanan utama bagi otak. Oleh sebab itu, kekurangan karbohidrat justru bisa memicu masalah kesehatan, sehingga Anda tidak bisa menghindarinya. Pada saat Anda mengonsumsi karbohidrat, tubuh akan memecahnya menjadi glukosa. Glukosa atau gula darah yaitu sumber energi utama untuk sel, jaringan, dan organ tubuh. Zat ini dapat segera digunakan atau disimpan di hati dan otot. Sebagian besar karbohidrat dapat dijumpai dalam biji-bijian. Namun, tidak sedikit pula produsen makanan yang menambahkan zat gizi ini ke dalam makanan olahan lainnya, berupa pati atau tambahan gula. Pada dasarnya, ada dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat sederhana dan kompleks. Kedua jenis ini dibedakan lewat cara mengolahnya, sehingga memengaruhi kadar gula darah dengan kecepatan yang berbeda. Berikut ini macam-macam karbohidrat yang perlu Anda kenali agar bisa mendapatkan pola makan gizi yang seimbang. Karbohidrat sederhana Karbohidrat sederhana adalah senyawa yang dapat dicerna dengan cepat oleh tubuh untuk dijadikan energi. Jenis molekul gula yang satu ini dapat ditemukan secara alami dalam berbagai makanan, seperti buah-buahan, susu dan produk olahan susu, makanan manis, seperti permen dan sirup, dan minuman ringan. Bentuknya yang sederhana membuat karbohidrat yang satu ini mudah diolah. Itu sebabnya, konsumsi madu, gula, atau gula merah pada penyandang penyakit diabetes tidak disarankan. Makanan dengan gula olahan tersebut dapat memicu lonjakan gula darah dan membuat diabetes tidak dapat dikendalikan. Selain itu, terlalu banyak mengonsumsi gula juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan tiba-tiba. Karbohidrat kompleks Karbohidrat kompleks adalah jenis yang terdiri dari molekul gula yang terhubung menjadi rantai panjang dan rumit. Anda bisa menjumpai jenis molekul gula kompleks ini pada makanan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, dan Sayuran. Makanan yang mengandung karbohidrat kompleks menawarkan vitamin, mineral, dan serat yang penting bagi kesehatan. Bahkan, Anda perlu mengonsumsi jenis zat gizi yang satu ini. Karbohidrat yang satu ini juga terdiri dari berbagai macam. Berikut ini beberapa jenis senyawa gula yang kompleks yang dibutuhkan oleh tubuh guna menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pati Pati merupakan zat gizi yang menawarkan vitamin dan mineral. Tubuh biasanya memerlukan waktu yang lebih lama untuk memecah pati. Itu sebabnya, kadar gula darah akan tetap stabil dan Anda mungkin akan merasa kenyang lebih lama setelah mengonsumsi makanan yang mengandung pati. Pati dapat mudah dijumpai pada makanan pokok, seperti kacang dan polong-polongan, seperti buncis, lentil, dan kacang merah, buah-buahan, seperti apel, beri, dan melon, makanan gandum utuh, yakni nasi merah, oatmeal, dan roti gandum, serta sayuran, yaitu jagung, kacang polong, dan kentang. Meski tidak secepat gula, pati tetap dapat meningkatkan kadar gula darah. Maka dari itu, tetap konsumsi makanan pokok secukupnya untuk mengurangi risiko hiperglikemia gula darah naik. Serat Serat merupakan jenis karbohidrat kompleks yang sehat. Pada saat Anda mengonsumsi serat, tubuh tidak dapat mencernanya. Sebagian besar serat akan melewati usus, merangsang, dan membantu sistem pencernaan. Fungsi serat juga mengatur gula darah, menurunkan kolesterol, dan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Oleh karena itu, makanan serat biasanya tidak membuat berat badan naik dan kadar gula darah akan tetap normal. Sumber makanan berserat antara lain buah-buahan, seperti raspberry, buah pir, dan apel, sayuran, yaitu brokoli, jagung, kubis, dan labu, kacang dan polong-polongan, seperti kacang hitam, buncis, dan lentil, kacang dan biji-bijian, termasuk almond, kacang tanah, dan biji kenari, serta produk gandum utuh, yaitu beras merah, sereal, dan pasta dari gandum utuh. Rekomendasi karbohidrat harian Walaupun sumber energi utama untuk tubuh, Anda tetap harus memperhatikan asupan karbohidrat harian. Pasalnya, terlalu banyak mengonsumsi makanan berserat, gula, atau pati dapat menimbulkan masalah kesehatan. Normalnya, angka kebutuhan harian zat gizi ini untuk orang dewasa berusia di atas 19 tahun yaitu 260 gram. Lalu, kebutuhan gizi ini pun dipecah kembali berdasarkan jenisnya, yaitu serat 32 gram gula 50 gram atau 4 sendok makan/hari Gula vs. serat dan pati Pada dasarnya, orang yang sehat dan normal membutuhkan semua macam karbohidrat termasuk gula dan serat. Namun, hal yang perlu diperhatikan yaitu porsi dari masing-masing jenis yang akan dikonsumsi. Idealnya, jumlah karbohidrat sederhana harus paling sedikit. Bahkan, gula sudah tidak lagi diperbolehkan pada penyandang diabetes karena dapat memicu kelonjakan glukosa dengan cepat. Meski begitu, penyandang diabetes dapat menggatinya dengan pemanis buatan khusus diabetes, seperti olahan dari tanaman stevia. Pati juga harus dikonsumsi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. Oleh karena itu, Anda tidak disarankan terlalu banyak makan nasi, pasta, roti atau jenis pati lainnya. Sementara itu, Anda perlu memperbanyak konsumsi serat karena baik gula darah dan bisa mengurangi risiko penyakit kronis. Namun, tetap sesuaikan kebutuhan zat gizi sesuai kondisi Anda. Pola makan karbohidrat Manfaat zat gizi ini yang begitu penting tentu membuat Anda tidak ingin melewatkannya. Melansir Harvard University, beberapa cara di bawah ini dapat membantu Anda mengatur pola makan sehat guna memenuhi kebutuhan karbohidrat harian. 1. Sarapan dengan biji-bijian Pada saat memulai hari, Anda bisa sarapan dengan oatmeal atau sereal yang ditambahi dengan biji-bijian. Usahakan untuk memilih jenis sereal yang mengandung 4 gram serat dan kurang dari 8 gram gula per porsinya. 2. Makan roti gandum sebagai makan siang atau camilan Bila Anda bosan dengan nasi sebagai makanan pokok saat makan siang, cobalah untuk menggantinya dengan roti gandum. Anda bisa memilih roti tawar dari gandum utuh yang mencantumkan bahan berupa gandum utuh, gandum hitam, atau biji-bijian utuh lainnya. 3. Ganti kentang dengan kacang Alih-alih makan kentang yang bisa menaikkan berat badan, Anda bisa menggantinya dengan kacang. Pasalnya, kacang adalah sumber karbohidrat yang dapat dicerna secara perlahan dan mengandung protein yang sehat. Bagaimana dengan diet rendah karbohidrat? Kebanyakan orang yang ingin menurunkan berat badan memilih untuk menjalani diet rendah karbohidrat. Artinya, Anda mungkin hanya akan mendapatkan asupan karbohidrat sebanyak 25 – 150 gram per harinya. Faktanya, diet penurun berat badan ini sebenarnya aman, tetapi Anda tetap perlu berkonsultasi dengan ahli gizi. Hal ini dikarenakan diet rendah karbohidrat terkadang membuat Anda tidak mndapatkan serat yang cukup. Kekurangan serat dan karbohidrat lainnya pun bisa menimbulkan masalah kesehatan, seperti sembelit konstipasi hingga kekurangan gizi. Bila Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, silakan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi nutritionist untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Karbohidrat menjadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Asupan karbohidrat inilah yang membuat tubuh menjadi tetap sehat dan bugar untuk menjalankan aktivitas. Ada dampak kurang baik yang akan muncul jika tubuh kekurangan atau bahkan kelebihan karbohidrat. Tidak hanya masalah porsi saja yang perlu untuk diketahui, berbagai fungsi dan sumber karbohidrat juga penting dipahami. Apa saja hal-hal yang harus kita pelajari tentang nutrisi penting yang satu ini? Yuk simak penjelasan lengkapnya berikut ini. Apa Itu Karbohidrat? Karbohidrat adalah nutrisi atau zat gizi yang dibutuhkan tubuh agar bisa menjalankan sebagaimana fungsinya. Karbohidrat juga diartikan sebagai senyawa kimia yang tersusun atas dua unsur yaitu karbon, hidrogen, dan oksigen. Nutrisi ini banyak tersedia di alam. Untuk bisa mendapatkan manfaatnya, sumber karbohidrat harus diolah dalam bentuk makanan yang baik untuk tubuh. Karbohidrat secara umum terbagi menjadi dua kelompok yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Perbedaan ini didasari atas susunan kimianya. Karbohidrat sederhana memiliki kandungan gula yang sederhana sehingga mudah untuk dicerna tubuh. Sedangkan karbohidrat kompleks memiliki susunan gula yang rantainya lebih panjang. Sehingga, untuk memecahnya, tubuh membutuhkan waktu yang lebih lama. Karbohidrat sederhana contonya buah, susu dan olahannya, makanan manis yang mengandung gula, serta minuman ringan. Sedangkan karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, kacang, dan sayuran. Kedua jenis karbohidrat tersebut baik untuk dikonsumsi tubuh, namun harus sesuai dengan takaran yang pas, tidak boleh kurang atau berlebihan. Fungsi Karbohidrat Nutrisi karbohidrat yang satu ini memiliki banyak fungsi dan manfaat bagi tubuh. Berikut ini beberapa fungsi karbohidrat yang harus kita ketahui 1. Sebagai Sumber Energi Fungsi pertama dari karbohidrat yakni sebagai sumber energi, salah satu fungsi yang penting. Sebab, jika tubuh tidak memiliki cukup energi, aktivitas sehari-sehari bisa terganggu. Ketika tubuh mengkonsumsi karbohidrat, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh akan dicerna sebagai gula atau glukosa. Penyerapan glukosa oleh tubuh dibantu insulin dan mengubahnya menjadi energi yang untuk bernafas, bergerak, dan menjalankan aktivitas keseharian. 2. Menjaga Berat Badan Fungsi karbohidrat selanjutnya yaitu menjaga berat badan agar tetap ideal. Sejauh ini karbohidrat selalu dianggap sebagai penyebab berat badan bertambah. Padahal, faktanya, karbohidrat ini justru bisa digunakan untuk mengendalikan berat badan. Serat yang terkandung di dalam karbohidrat ini memberikan efek kenyang dalam jangka waktu yang cukup lama. Dengan demikian, Anda tidak akan merasakan lapar yang membuat konsumsi makanan terus-menerus. Karbohidrat yang bisa memberikan efek kenyang lama ini hanyalah yang memiliki serat tinggi seperti beras merah, roti, atau gandum. 3. Melindungi Protein Fungsi lainnya yang sangat penting yaitu untuk melindungi protein. Di dalam tubuh manusia, protein berfungsi sebagai cadangan energi atau sumber energi lain sebagai pengganti dari karbohidrat. Jika jumlah karbo yang dikonsumsi kurang, proteinlah yang akan menggantikan fungsi tersebut. Sebenarnya, fungsi protein tidak hanya sebagai sumber energi saja, juga untuk pembentukan organ penting lain di dalam tubuh. Untuk itu, jumlah karbohidrat yang cukup akan membantu menjaga protein agar tetap bisa berfungsi sebagaimana mestinya. 4. Membantu Metabolisme yang Dilakukan lemak dan Protein Metabolisme menjadi proses yang penting untuk tubuh makhluk hidup. Salah satu nutrisi yang juga berperan dalam proses ini yaitu lemak dan protein. Karbohidrat memiliki fungsi untuk membantu metabolisme yang dilakukan oleh lemak dan protein serta mencegah ketosis dan pemecahan protein yang terlalu banyak. 5. Sumber Kalori Selain sebagai sumber energi, karbohidrat berfungsi sebagai sumber kalori bagi tubuh. Jumlah kalori yang ada di dalam karbohidrat sebenarnya tidak begitu banyak, namun cukup membantu untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Apabila Anda ingin menambah kalori, sangat disarankan mengkonsumsi karbohidrat yang tinggi serat. Sumber Karbohidrat Setelah mengetahui beberapa manfaat dari karbohidrat, pembahasan di bagian ini akan menjabarkan mengenai sumber karbohidrat. Sejauh ini mungkin kita mengenal karbohidrat hanya dari nasi. Sebenarnya banyak sekali makanan yang mengandung karbohidrat dan bisa menjadi pengganti nasi. 1. Nasi Putih Makanan yang mengandung karbohidrat yaitu nasi putih. Makanan ini dikonsumsi oleh hampir seluruh masyarakat Indonesia. Kandungan karbohidratnya cukup tinggi. Dalam 180 gram nasi putih terdapat 50 gram karbohidrat. Tidak hanya karbohidrat saja yang tinggi, nasi putih menyimpan vitamin B1, B2, B3, B6, protein, zat besi, selenium, mangan, fosfor, dan magnesium yang juga dibutuhkan oleh tubuh meskipun dalam jumlah yang sedikit. Glukosa dari nasi putih bermanfaat untuk sumber energi atau bahan bakar utama tubuh terutama bagi otak. 2. Nasi Merah Jenis nasi berikutnya yang juga bisa menjadi sumber karbohidrat yaitu nasi merah atau sering juga disebut beras merah. Makanan ini dianggap lebih sehat dibandingkan nasi putih. Di dalam satu cangkir nasi merah terdapat sekitar 36 gram karbohidrat. Meskipun kandungan karbohidratnya lebih rendah, namun nasi merah memiliki serat yang bermanfaat untuk tubuh. Nasi merah juga berfungsi sebagai antioksidan. 3. Ubi Jalar Makanan tradisional ini ternyata bisa menjadi sumber karbohidrat berikutnya. Ubi jalar yang berukuran sedang beserta dengan kulitnya megndungan sekitar 23,61 gram. Dan makanan yang satu ini juga menyimpan vitamin A, C, dan potassium yang bermanfaat bagi kesehatan. 4. Jagung Pilihan makanan yang mengandung karbohidrat berikutnya yaitu jagung. Konsumsi jagung sebanyak 100 gram, maka Anda akan mendapatkan karbohidrat sekitar 25 gram. Bukan hanya karbohidrat saja, jagung memiliki protein dan vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh. 5. Pisang Buah-buahan juga bisa menjadi sumber karbohidrat. Pisang salah satu buah yang cukup tinggi kandungan karbohidratnya. Di dalam satu buah pisang ukuran sedang memiliki kandungan karbohidrat sekitar 26,95 gram. Selain itu, pisang menyimpan kalium, vitamin A dan C. 6. Apel Masih dari kelompok buah-buahan, Apel yang memiliki tekstur keras namun rasa yang enak ini mengandung karbohidrat cukup tinggi. Di dalam satu buah apel yang ukurannya sedang terdapat sekitar 25,15 gram karbohidrat. Apel juga menyimpan vitamin seperti vitamin A dan C yang baik bagi tubuh. Kandungan kalium dan serat membuat buah satu ini semakin kaya nutrisi. 7. Kacang Merah Makanan yang mengandung karbohidrat selanjutnya yaitu kacang merah. Konsumsi kacang merah sebanyak satu cangkir akan menghasilkan karbohidrat kurang lebih 21 gram. Selain itu, kandungan protein dan seratnya cukup tinggi sehingga bisa menambah nutrisi untuk tubuh. Tidak hanya itu, kalium di dalam kacang merah membuat makanan ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya mencegah radang pada usus besar. 8. Oat Makanan yang satu ini juga bisa menjadi salah satu sumber karbohidrat. Oat sebanyak satu cangkir bisa menghasilkan karbohidrat sekitar 27 gram. Selain karbohidrat, oat mengandung protein dan serat lima dan empat gram. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa oat yang berasal dari gandum bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Oat biasanya dikonsumsi pagi hari sebagai menu sarapan. 9. Kentang Kentang juga bisa menjadi pilihan Anda yang ingin mengganti sumber karbohidrat selain nasi. Karbohidrat di dalam kentang sekitar 66 hingga 90 persen. Umbi yang satu ini memang cukup mengenyangkan. Anda bisa mengkonsumsinya dengan cara direbus, digoreng, atau mengolahnya dalam bentuk lain. 10. Kurma Makanan yang biasanya disajikan saat Ramadhan ini ternyata memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi. Kurna Medjool memiliki kandungan karbohidrat sekitar 17,99 gram. Selain itu, kurma juga kaya akan vitamin A, serat, kalsium, fosfor, dan kalium yang bermanfaat untuk kesehatan. Rasa manis dan tekstur lembut membuat banyak orang menyukai makanan khas Timur Tengah ini. 11. Kismis Selain kurma, sumber karbohidrat lainnya juga bisa berasal dari kismis. Makanan dari buah anggur kering ini mengandung karbohidrat sekitar 129,48 gram dalam satu cangkir. Selain itu, kismis menyimpan kalium, fosfor, kalsium, serta menjadi sumber antioksidan yang baik untuk tubuh.
- Manusia memerlukan karbohidrat sebagai sumber energi utama tubuh. Ada banyak jenis makanan yang mengandung karbohidrat. Pengaruhnya bagi kesehatan pun umum, karbohidrat terdiri dari dua jenis, yakni karbohidrat sederhana dan kompleks. Karbohidrat kompleks biasanya memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna karena memiliki rantai molekul yang lebih panjang. Jenis karbohidrat ini bisa kita temuai dalam beberapa makanan, seperti roti dan pasta. Sebaliknya, karbohidrat sederhana dicerna tubuh lebih cepat dan bisa kita temui dalam makanan seperti gula dan sirup. Baca juga Mengenal Karbohidrat Olahan dan Bahayanya bagi Tubuh Mana yang lebih baik untuk kesehatan? Fungsi utama karbohidrat adalah menjadi sumber energi untuk tubuh. Namun, karbohidrat kompleks dianggap sebagai pilihan yang lebih baik karena mengandung nutrisi lebih lengkap untuk tubuh. Sebaliknya, karbohidrat sederhana bisa memicu lonjakan glukosa dalam tubuh dan hanya memberi energi jangka pendek untuk tubuh. Selain itu, lonjakan glukosa juga bisa memicu keinginan untuk mengonsumsi makanan manis. Itu sebabnya, karbohidrat sederhana kerap dianggap sebagai pemicu diabetes. Untuk menentukan jenis karbohidrat yang bagus untuk kesehatan kita harus mempertimbangan darimana sumber karbohidrat yang kita dapatkan. Pasalnya, ada beberapa jenis karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan sehat, seperti susu dan buah-buahan utuh, yang mengandung vitamin serta sisi lain, makanan mengandung karbohidrat kompleks juga bisa kita temukan dalam makanan olahan yang rendah nilai nutrisinya, seperti tepung putih olahan. Dengan kata lain, karbohidrat kompleks belum tentu lebih baik daripada karbohidrat sederhana. Demikian pula, karbohidrat sederhana juga belum tentu lebih buruk daripada karbohidrat kompleks. Bagaimana menentukan jenis karbohidrat yang baik untuk tubuh? Untuk menentukan jenis karbohidrat yang baik kita harus memperhatikan darimana sumber karbohidrat yang kita konsumsi. Sumber karbohidrat sederhana yang baik untuk tubuh bisa kita dapatkan dari makanan seperti sauran dan buah. Jenis makanan tersebut juga kaya akan gizi, vitamin, dan mineral serta kaya akan serat. Susu dan produk susu mengandung laktosa juga tergolong karbohidrat sederhana yang baik untuk kesehatan. Sementara itu, jenis karbohidrat sederhana yang harus kita hindari ada di dalam makanan olahan dan makanan mengandung gula tinggi. Baca juga Mereka yang Menang dari Anxiety dan Depresi Berkat Pola Makan Sehat Contoh makanan tersebut antara lain permen, minuman manis, konsentrat buah, dan gula. Sedangkan karbohidrat kompleks banyak kita temukan dalam makanan utuh seperti biji-bijian dan lemak sehat. Itu sebabnya, jenis karbohidrat ini kerap dianggap sebagai karbohidrat baik yang membantu menghindari risiko kesehatan kronis. Contoh karbohidrat kompleks yang menyehatkan antara lain beras merah, gandum utuh, dan soba. Namun, karbohidrat kompleks yang tidak memberi manfaat kesehatan antara lain nasi putih, tepung jagung, roti putih, dan tepung olahan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Fungsi karbohidrat yang utama adalah sebagai sumber energi untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Tak hanya itu, karbohidrat juga memiliki beragam fungsi lain yang baik untuk kesehatan tubuh sehingga asupannya harus selalu terpenuhi. Selain protein dan lemak, karbohidrat merupakan salah satu makronutrisi, yaitu nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah besar. Meski demikian, tidak sedikit orang yang ragu mengonsumsi makanan berkarbohidrat karena dianggap dapat menaikkan berat badan dengan cepat. Padahal, fungsi karbohidrat begitu penting bagi tubuh. Itulah sebabnya hampir semua pola makan sehat merekomendasikan asupan karbohidrat di dalamnya. Bila asupannya tidak terpenuhi atau berlebihan, justru dapat memicu berbagai gangguan kesehatan. Jenis dan Sumber Karbohidrat Ada dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses dalam tubuh bila dibandingkan dengan karbohidrat sederhana. Sisi baiknya, karbohidrat kompleks bisa memberikan energi secara konsisten dan mencegah penumpukan lemak di dalam tubuh. Ada beberapa jenis makanan yang mampu memberikan fungsi karbohidrat yang optimal bagi tubuh, seperti Biji-bijian utuh dan roti yang mengandung bahan tersebut whole grain Nasi merah, nasi coklat, atau sagu Pasta Sereal dari gandum utuh Kacang-kacangan Umbi-umbian, seperti ubi jalar Buah-buahan, seperti buah pisang, apel, mangga, atau kurma Meski demikian, kebutuhan karbohidrat setiap orang umumnya berbeda-beda, tergantung usia, jenis kelamin, aktivitas fisik, dan kondisi medis yang diderita. Oleh karena itu, keseimbangan jumlah asupannya perlu selalu dijaga. Jangan sampai kelebihan atau kekurangan. Orang dewasa sehat umumnya membutuhkan asupan karbohidrat sebanyak 220–300 gram setiap harinya. Selain itu, diet ekstrem dengan membatasi karbohidrat dan asupan nutrisi lain sebaiknya dihindari. Beragam Fungsi Karbohidrat Setidaknya ada empat fungsi utama karbohidrat yang perlu Anda ketahui, yaitu 1. Sumber energi utama Fungsi karbohidrat yang pertama adalah sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Energi tersebut dibutuhkan mulai dari bernapas hingga aktivitas tubuh yang lebih intens, seperti berlari. Karbohidrat juga merupakan salah satu nutrisi penting untuk ibu hamil. 2. Pengendali berat badan Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa konsumsi makanan berkarbohidrat dapat menaikkan berat badan. Anggapan tersebut memang bukanlah mitos belaka. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa jenis makanan berkarbohidrat justru bisa menurunkan berat badan? Nah, untuk mendapatkan fungsi karbohidrat yang satu ini, pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, sepeti roti gandum, kacang-kacangan, dan sayuran. Jenis makanan berkarbohidrat tersebut diketahui kaya akan serat yang dapat memberikan efek kenyang lebih lama dan menurunkan berat badan. 3. Pencegah berbagai penyakit Karbohidrat juga diketahui dapat mengurangi risiko terkena berbagai penyakit. Fungsi karbohidrat yang satu ini didukung oleh beberapa penelitian yang menyatakan bahwa kandungan serat dalam karbohidrat kompleks diduga mampu menekan risiko penyakit jantung, obesitas, dan gangguan pencernaan. Sumber karbohidrat yang kaya akan serat meliputi sayur, kentang atau ubi yang masak dengan kulit, dan biji-bijian utuh. 4. Penentu indeks glikemik Indeks glikemik adalah indikator untuk menilai seberapa cepat karbohidrat atau gula di dalam makanan diserap ke dalam tubuh. Semakin tinggi angka indeks glikemik dalam suatu makanan, semakin cepat makanan tersebut dapat meningkatkan kadar gula darah. Sebaliknya, makanan dengan indeks glikemik rendah lebih lambat dicerna tubuh dan tidak membuat gula darah cepat naik. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman dengan indeks glikemik tinggi, seperti roti tawar putih, kue manis, cokelat, dan minuman bersoda, dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2. Meski demikian, perlu diketahui bahwa kekurangan karbohidrat juga berbahaya bagi tubuh. Saat tubuh kekurangan karbohidrat, Anda akan mengalami gejala berupa pusing, mual, dan lemas. Diet ekstrem yang membatasi karbohidrat dan asupan nutrisi lain juga dapat berisiko membuat tubuh mengalami sembelit dan dehidrasi. Jangan remehkan fungsi karbohidrat untuk kesehatan tubuh. Jika Anda ingin menerapkan diet dengan cara mengurangi asupan karbohidrat, konsultasikan ke dokter lebih dulu untuk memastikan bahwa jenis diet ini cocok dengan kondisi kesehatan Anda.
pasangan kegunaan bahan makanan yang mengandung karbohidrat adalah